Edisi I No.1 April 2004
 
daftar isi
SAPAAN
SURAT PEMBACA
FOKUS UTAMA
OPINI
SOSOK
ADVOKASI 1 2
KESPRO 1 2 3
PUISI KITA 1 2
WARTA 1 2 3 4 5 6
KRONIK
PUSTAKARIA
BEDAH BUKU 1 2 3
SISIPAN 1 2 3
Susan Brownell Anthony: Memperjuangkan Hak Pilih Perempuan

"Kegagalan adalah sesuatu yang tidak mungkin. Perempuan seharusnya tidak bergantung kepada perlindungan laki-laki, tetapi harus berpikir untuk melindungi dirinya sendiri. Kita sebagai anggota masyarakat, bukan kita sebagai warga negara kulit putih, bukan kita sebagai warga negara laki-laki, tetapi kita seluruh masyarakat yang membentuk persatuan.
Bersatulah para perempuan dan bersama-sama teriakkan persamaan upah untuk kerja yang sebanding. Laki-laki, hak-hak mereka dan tidak ada yang lebih; perempuan, hak-hak mereka dan tidak ada yang kurang."


Susan B. Anthony lahir di Adams, Massachusetts 15 Februari 1820. Meskipun ketika itu kebanyakan anak perempuan seusianya tidak memperoleh pendidikan formal, namun bapaknya Susan, sebagai generasi keenam murid sekolah swasta Quaker, percaya akan kesamaan hak pendidikan antara laki-laki dan perempuan. Sehingga Susan dan adiknya mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan formal di sekolah swasta Quaker di Philadelphia.

Susan B. Anthony hidup dalam keluarga aktivis gerakan pembaharuan. Ayahnya aktif sebagai pekerja sosial gerakan anti alkohol dan anti kemiskinan. Keluarga mereka menandatangani "Deklarasi Sentimen" di Konvensi Perempuan Kedua di Seneca Falls, New York tahun 1848.

Ia telah mendedikasikan hidupnya untuk pergerakan hak pilih perempuan, khususnya di Amerika Serikat. Anthony adalah pembuka jalan bagi the Nineteenth Amendment "Hak warga negara Amerika Serikat untuk memberikan suara seharusnya tidak ditolak atau dimudahkan oleh Amerika Serikat atau negara bagian manapun karena alasan jenis kelamin". The Nineteenth Amendment disahkan 26 Agustus 1920, empat belas tahun setelah Anthony wafat, 13 Maret 1906.

Beberapa catatan perjuangan Susan B. Anthony dalam pergerakan hak pilih perempuan di Amerika Serikat antara lain:

Tahun 1866 mendirikan Asosiasi Persamaan Hak Warga Negara Amerika (the American Equal Rights Association). 
Tahun 1868 menerbitkan surat kabar The Revolution dengan semboyan "laki-laki, hak-hak mereka dan tidak ada yang lebih; perempuan, hak-hak mereka dan tidak ada yang kurang".
Tahun 1869 di tengah perpecahan pergerakan hak pilih perempuan, Anthony bersama Asosiasi Hak Pilih Perempuan Amerika (the American Women Suffrage Association) berkampanye dengan mengadopsi sebuah strategi perolehan suara untuk perempuan dengan berdasarkan wilayah demi wilayah (state-by-state) dan wilayah Wyoming menjadi wilayah pertama yang memberikan hak pilih perempuan.
Tahun 1870 Anthony dengan semangat mengkampanyekan hak pilih perempuan ke seluruh wilayah barat Amerika.
Tahun 1877 Anthony memperoleh petisi dari 26 wilayah dengan 10.000 tanda tangan, namun ditertawakan oleh kongres.
Tahun 1878 menulis the Susan B. Anthony Amendment yang kemudian menjadi the Ninetennth Amendment
Tahun 1881-1885 bersama dengan Elizabeth Cady Stanton dan Matilda Joslin Gage menerbitkan the History of Women Suffrage.
Tahun 1887 sebagai wakil presiden dari Asosiasi Nasional Hak Pilih Perempuan Amerika (the National American Women Suffrage Association)
Tahun 1890 berkampanye kembali di wilayah barat Amerika untuk memastikan bahwa wilayah-wilayah yang telah memberikan hak pilih bagi perempuan tidak dihadang untuk masuk ke Perserikatan (the Union).
Tahun 1892 sebagai presiden dari Asosiasi Hak Pilih Perempuan Amerika Nasional (the National American Women Suffrage Association) menggantikan Stanton. Tahun
Tahun 1893 menghadiri the International Council of Women pada World's Fair di Chicago.
Tahun 1904 memimpin the International Council of Women di Berlin dan menjadi presiden dari Carrie Chapman Catt's International Woman Suffrage Alliance.
© 2004 Kalyanamitra