|
|
Sebuah Panggilan Menuju Arah Baru
Perempuan,
Jangan biarkan waktu terus berlalu
peralatan teknologi mengambilalih pekerjaan tangan
Janganlah kehilangan jejak dalam permainan
yang mereka sebut "pembangunan"
Bangkitlah!
Menuntut pendidikan yang nyata
Pekerja yang mendapat imbalan
Suara yang efektif di masa mendatang
Bergandengan tanganlah
Apa yang telah kamu tahu dan lakukan
Simpan!
Pertahankan!
Kembangkan!
Buat kemajuan dalam ruangmu
Beri perkembangan dalam bidangmu
Tangkap inovasi
Ciptakan!
Penghancuran sistem pembelajaran
dan pembagian kerja
yang membatasi pikiran-pikiranmu
Waspadalah!
Pembelajaran bagi perempuan
Pendidikan yang memperdayakan
Perluasan tanda kesetaraan
yang makin sulit dipahami.
Berawal dan berakhir di rumah
Sebagai ‘istri’
Hanya memiliki sedikit
Bahkan sama sekali
Kesempatan
Berperan
Berpartispasi
Dalam segala bidang kehidupan sosial dan ekonomi
Jangan biarkan dirimu
Dilatih, dipikir, dididik
Hanya untuk melibatkan perempuan
ke dalam hal-hal yang sepele
Dengan ‘permainan’ pembangunan
Melalui perangkap dan hiasan kerumahtanggaan
...menjahit, membuat kue, kerajinan tangan
yang mereka sebut sebagai pekerjaan perempuan
Direndahkan
Ditertawakan
dalam analisis definisi dan waktu kerja
yang dibuat dunia laki-laki
Teruskan perlawanan
Tuntut penyulingan kompetensi
untuk menempatkan peran
dengan melumpuhkan potensimu.
Tatap ke depan
Jangan menengok ke belakang
Raih waktu
Raih kesempatan belajar
Pasang kuda-kuda dengan kakimu
Bicara
Berani
Jaga diri
Hapus segala trik tradisi
Yang menyembunyikanmu
Menekanmu
Menahanmu
Kuasai teknologi
Ambil peran di masa mendatang
Ambil bagian dalam perubahan waktu
Bertaruhlah dalam belajar
Lakukan dan jadikan apa yang kamu bisa
...dan semua yang kamu inginkan
Sebuah dekade telah selesai
Bagian kita telah dimulai.
(Jane Kesno, A Call for New Direction)
|
|