Edisi I No.4 Desember 2004
 
daftar isi
SAPAAN
FOKUS UTAMA
OPINI
WACANA
SOSOK
ADVOKASI 1 2
KESPER 1 2 3 4
PUISI KITA 1 2 3
WARTA 1 2 3 4
KRONIK 1 2 3
PUSTAKARIA 1 2
BEDAH BUKU 1 2
CATATAN LEPAS
SISIPAN


Penanggung Jawab Umum
Rena Herdiyani

Pemimpin Redaksi
Hegel Terome

Redaktur Pelaksana
Sinta Nuzuliana

Staf Redaksi
Dian Mardiana
Dian Permana Sari
Diyah Wara Restiyati
Fatmah Nurhayati
Iha Sholihah
Lili Lestari
Listyowati
Nani Ekawaty
Rakhmayuni
Rudy Fransiskus
Sri Mukartini

"Bekerja” tidak hanya dimonopoli oleh laki-laki. Bahkan, kini jumlah perempuan bekerja sekaligus sebagai kepala rumah tangga di Indonesia kian meningkat. Hak bekerja telah lama dimenangkan oleh perempuan di nusantara ini. Namun persoalannya, ketika perempuan memilih harus bekerja, maka pemenuhan hak asasinya jarang dilindungi. Dalam hubungan buruh-majikan, mereka kerap terpuruk tanpa daya. Hubungan tersebut sangatlah rentan kekerasan dan ketidaadilan. Mereka begitu lemah posisinya, oleh karena secara sosial mereka tampak sebagai peminta kerja. Padahal mereka tidak mengemis kerja, melainkan dengan bekerja mereka hendak memuliakan diri mereka dan orang-orang yang diperjuangkannya (sanak keluarganya).

Dalam kenyataan sehari-hari, perempuan bekerja belum dianggap bermakna. Kita memandangnya sepele. Di benak kita, perempuan bekerja baru berarti ketika mereka menduduki posisi penting di pemerintahan, di perusahaan-perusahaan besar asing maupun nasional. Jutaan buruh perempuan yang tersebar di seantero nusantara ini yang hidupnya di lembah kemiskinan; tidak punya posisi penting; tidaklah menarik perhatian kita, apalagi mau peduli dengan derita mereka.

Sejarah buruh di negeri kita pada hakikatnya adalah sejarah kehidupan kita sebagai bangsa. Ratusan tahun kita sudah memulai hidup kita menjadi buruh. Dan itu belum usai hingga kini. Bahkan, semakin parah saja! Ke arah mana kita akan berjalan? Haruskah kita kehilangan hati nurani, cuek terhadap nasib mereka?

Kalyanamedia nomor ini tergerak untuk menyajikan persoalan buruh perempuan ke hadapan Anda. Dalam Fokus Utama, kami sajikan aneka masalah yang masih membalut buruh perempuan utamanya di sektor informal. Kemudian, perjalanan sejarah buruh di Indonesia, kami angkat di bagian Kronik. Dalam rubrik-rubrik lainnya kami upayakan menghidangkan tulisan-tulisan yang padu padan dengan tema yang kami angkat, yakni “buruh perempuan dan hak-hak asasi manusia”.

Kami berharap sajian Kalyanamedia kali ini mampu memuaskan rasa ingin tahu dan kebutuhan Anda akan informasi yang berbobot dan bermutu. Semoga!

Jakarta, 24 Desember 2004



Sinta Nuzuliana
Redaktur Pelaksana
© 2004 Kalyanamitra