|
|
Doa Solidaritas
Kami percaya pada kebaikan dan nilai-nilai perempuan
Pada kekuatan dan kesediaan kami untuk menangis
Kemampuan kami untuk saling mendukung daripada menjadi saingan
Kehendak dan kemampuan kami untuk menjalankan tugas
Kerohanian dan kejasmanian kami yang mengalir bersama kehidupan,
kelahiran dan kematian.
Kami menegaskan bahwa kisah perempuan sebagai kisah kemanusiaan :
pencari nafkah dan petani
pengasuh anak dan guru
pelopor dan penentu politik
penjahit dan pengada kain
pekerja di rumah maupun di pabrik-pabrik
orang tua
ahli ilmu pengetahuan
dokter
pekerja rumah tangga dan ekonomis
pemberi kehidupan dan pencipta seni serta penggagas
pekerja tersembunyi di dalam rumah yang tak dibayar
dan pekerja yang dibayar di luar rumah
Kami bersyukur bahwa kami berbeda-beda dan memiliki macam-macam
keahlian intuisi dan pikiran.
Kami mengakui kegagalan kami,
kerapuhan kami,
ketidak sempurnaan kami termasuk masa lampau kami ketika menerima
kekerasan dan ketidak adilan dalam hal hubungan antara perempuan
dan laki-laki.
Kami memandang ke depan dalam iman dan harapan,
dengan bekerja demi saat kami dan semua saudari kami tak lagi cuma
dicap secara semena-mena, melainkan bebas dalam mempergunakan
anugerah-anugerah kami dan membagikannya demi kesejahteraan hidup
manusia,
dan kami bekerja sampai kekerasan tersingkir,
sehingga laki-laki maupun perempuan dapat mencinta dan dicintai
dan karya serta kekayaan dunia dibagi secara adil.
Kami percaya bahwa masa depan tergantung pada kami,
asalkan semua kekuatan, kebaikan, cinta, perdamaian dan keadilan ,
semua kekuatan kreatif alam semesta bekerja sama dengan kami untuk
mencapai visi itu.
Semoga hal itu lekas terjadi. Amin.
(terjemahan bebas dari tulisan Ann Wansbrough, Prayer of
Solidarity) |
|