Versi Bahasa | English Version

Profil Pendiri

Debra Helen Yatim
Debra H Yatim berlatar belakang pendidikan Perguruan Tinggi Publistik Jakarta, Television Studies and Mass Media Course di Royal Melbourne Institute of Technology, Australia; Intensive Radio Production Workshop di Australian Broadcasting Commission, Sydney Australia; Professional Journalism Fellowship dan Intensive Television Production Workshop di Stanford University, California USA; Institut Teknologi Komunikasi Pemasaran, Jakarta dan Extension Course di Sekolah Tinggi Filsafat Driyakara. Sekarang ia memimpin konsultan kehumasan Komunikasi untuk Seni (KOMSENI) dan penyiar di Radio Trijaya FM Jakarta. Ia terlibat dalam kegiatan kampanye Pemasaran Sosial untuk Advokasi Penanggulangan HIV/AIDS, kampanye Manajemen Konflik di daerah rawan, kampanye Pemasaran Sosial solusi damai bagi perempuan Aceh dan kampanye publik untuk mendukung Kesenian Tradisional di Media Massa.

 

Myra Diarsi
Myra Diarsi berlatar belakang pendidikan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Jakarta. Meraih gelar MA dari Development Studies, Institute of Social Studies (ISS) The Hague, Netherlands. Pernah menjadi anggota komisioner dari Lembaga Perlindungan Saksi dan  Korban (LPSK) dan bekerja di Women Reasech Institute (WRI). Beliau juga merupakan Trainer dari pelatihan analisis sosial dan gender, konsultan sensitivitas gender untuk jurnalis, konsultan dan trainer di Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi, dan konselor perempuan korban kekerasan.

 

Ratna Saptari
Ratna Saptari berpendidikan S2 jurusan Antropologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia (1984) dan Universitas Amsterdam, Belanda, dengan gelar Doktor (1995). Sekarang merupakan peneliti senior pada International Institute for Social History di Amsterdam University, Belanda; dan Koordinator Program Changing Labor Relations in Asia di Belanda, dan Koordinator dari Interdisciplinary Forum on Indonesian women’s studies di Leiden University, Belanda. Beberapa buku yang pernah ia tulis adalah: Women and Households in Indonesia: Cultural Nations and Social Practices: Cultural Nations and Social Practices in Indonesia (Nias Studies in Asia Topics Series); Labour in Southeast Asia: Local Processes in a Globalised World: Local Processes in A Globalising World (Changing Labour Relations in Asia); Labour in Southeast Asia: Local Processes in a Globalised World: Local Processes in A Globalising World (Changing Labour Relations in Asia); Perempuan, kerja, dan perubahan sosial: Sebuah pengantar studi perempuan. Selain itu juga menulis ‘The Making and Remaking of the Cigarette Labour Communities in East Java: a comparative study of three cigarette towns, 1913-2003’; ‘Decolonization and Urban Labour in Indonesia (1920s to 1965): Continuity and Change’and ‘The Cultures of Tobacco in Indonesia and India.

 

Sita Aripurnami
Sita Aripurnami berpendidikan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, dan London School of Economics and Political Science, London, Inggris. Pernah bekerja di Yayasan Mandiri Pribadi sebagai psikolog pada 1984-1985. Pada 2001-April 2004, ibu empat anak ini, menjadi advisor program di kantor Partnership. Sejak 2001 beliau juga kerap diminta menjadi konsultan dan evaluator gender oleh organisasi seperti ILO, TIFA, Ford Foundation, UNDP, DSF (Decentralisation Support & Funds) dan Elsam juga Hickling. Beliau juga pernah menjadi anggota Asia Pacific Women, Law & Development (1988-1996), juga Global Fund for Women (1989-1996). Selain itu Sita juga menjadi pembicara dan berpartisipasi dalam beragam pertemuan seperti International Conference on Population & Development di Cairo 1994 juga the UN Women’s Conference di Beijing 1995. Pada 1996-1997. Sejak tahu2002 hingga kini Sita aktif bersama Women Research Institute (WRI) yang ingin mengedepankan institusi ini menjadi pusat pembelajaran dan penelitian berperspektif feminis guna melihat dampak desentralisasi terhadap kehidupan sehari-hari perempuan.

 

Syarifah Sabaroeddin
Syarifah Sabaroeddin berpendidikan jurusan Kriminolog, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Indonesia, dan Pascasarjana Filsafat, Universitas Indonesia. Pernah berprofesi sebagai staf pengajar FISIP UI, presidium nasional KPI, anggota perumus Rancangan Undang-undang Anti Kekerasan dalam Rumah Tangga dan RUU Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Salah satu bukunya adalah: Kebertubuhan Perempuan Dalam Pornografi. Beliau wafat pada 1 Oktober 2008 dalam usia 59 tahun.