Versi Bahasa | English Version

Visi, Misi, dan Nilai Organisasi

Visi Eksternal

Terwujudnya komunitas yang memiliki kesadaran kritis untuk mendorong lahirnya kebijakan publik yang sensitif gender.

 Visi Internal

Dalam tiga tahun ke depan Kalyanamitra mampu merefleksikan dan mendokumentasikan pengalaman bekerja bersama dan untuk perempuan.

Misi Organisasi

  1.  Menguatkan komunitas dampingan untuk menjadi aktor-aktor sosial di wilayahnya melalui penyediaan dan penyebaran informasi serta pengetahuan dan pendidikan kritis.
  2. Melakukan kajian-kajian berdasarkan pendampingan komunitas untuk menjadi rekomendasi perubahan kebijakan publik.
  3. Meningkatkan kesadaran publik mengenai persoalan ketidakadilan gender.
  4. Membangun jaringan kerja dengan aktor-aktor sosial di berbagai level dalam rangka mendukung kerja-kerja Kalyanamitra.
  5. Melakukan advokasi kebijakan publik yang berperspektif gender.
  6. Meningkatkan kompetensi sumber daya Kalyanamitra untuk menghasilkan pengetahuan berdasarkan pembelajaran perempuan.

Nilai-nilai yang Dijunjung    

Dalam menjalankan visi dan misinya, Kalyanamitra senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai:

  1.  Berpihak kepada kaum perempuan yang marjinal, lemah, miskin dan tertindas.
  2. Anti diskriminasi (tidak melakukan pembedaan dalam berperilaku atas dasar ras, etnis, agama, gender).
  3. Anti kekerasan (tidak melakukan kekerasan dan tidak berpihak pada pelaku kekerasan). Tidak menoleransi segala bentuk kekerasan baik yang dilakukan di dalam organisasi, kelompok dampingan, jaringan maupun negara secara umum)
  4. Demokratis (melibatkan semua unsur di dalam organisasi dan kelompok dampingan dalam pengelolaan program [perencanaan, implementasi, pemantauan dan evaluasi] yang melibatkan semua unsur di dalam organisasi dan kelompok dampingan dalam proses pengambilan keputusan).
  5. Berkeadilan gender (memberi perlakuan yang sama pada laki-laki dan perempuan. Akses dan kontrol yang sama bagi perempuan dan laki-laki dalam pengambilan keputusan dan pemanfaatan sumber daya).
  6. Transparansi (proses pengelolaan organisasi dijalankan secara terbuka. Secara reguler organisasi menyampaikan informasi tentang hasil kerjanya kepada publik).
  7. Kesukarelawanan (peka dan peduli terhadap lingkungan sekitar dan berkehendak membantu orang lain).
  8. Independen (bebas dari pengaruh dari kepentingan politik, modal, pemerintah dan partai politik dalam mengambil keputusan).
  9. Akuntabel (bertanggung jawab atas berbagai upaya yang dilakukan kepada komunitas dan publik).
  10. Kesetaraan (semua orang mempunyai hak untuk diperlakukan sama, semua orang harus menerima perlakuan yang setara dan tidak didiskriminasi berdasarkan apapun)
  11. WeSIS: Welbeing, Self Care dan Integrated Security. Menjunjung tinggi pada kesadaran diri (mindfullness) secara penuh yang dilakukan melalui lima sikap dasar: attention, non-judgement, acceptance, letting go, dan presence. Nilai ini juga menekankan terhadap kesejahteraan diri dan kesejahteraan orang lain baik secara fisik, mental, relasi sosial, spiritual, dan emosional.