Perempuan Kalibawang Dukung Pemilu Bersih dan Dorong Kebijakan yang Pro Kepentingan Perempuan

Kalyanamitra, Banjaroyo – Paguyuban Perempuan Menoreh (Guyub Remen) bersama Kalyanamitra menghelat acara dengan tema "Pemilu Bersih, Menang Bersama Perempuan" pada Sabtu, 16 Maret 2019 di Embung Krapyak, Dusun Pantog Wetan, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang dalam rangka merayakan Hari Perempuan Sedunia.

Acara dimulai dengan senam massal, dilanjutkan dialog dengan tujuh caleg perempuan Dapil III Kabupaten Kulon Progo yang bersedia hadir, serta deklarasi perempuan Kalibawang dukung Pemilu bersih.

Sekitar 150 perempuan dari empat desa yang ada di Kecamatan Kalibawang hadir dalam perhelatan yang juga menjadi  momen pendidikan politik bagi perempuan serta  kesempatan untuk tatap muka antara caleg dan calon pemilihnya.

Dalam pidatonya, Akhid Nuryati, Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo yang menyampaikan pentingnya perempuan untuk terlibat dalam politik salah satunya dengan berani mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.

“Penting menjadi caleg-caleg perempuan yang memperjuangkan kepentingan dan kebutuhan perempuan, karena hanya perempuan yang bisa mengerti kebutuhan-kebutuhan praktis serta kepentingannya yang lain,” ujarnya.

Selain itu, disampaikan juga pentingnya keterwakilan perempuan di parlemen di semua tingkatan, serta mendorong perempuan untuk ambil bagian dalam mengisi posisi di badan permusyawaratan desa. Perempuan harus diberi kesempatan untuk berkiprah di parlemen.

Dalam forum dialog bersama caleg perempuan, banyak persoalan terkait isu perempuan di Kalibawang yang dikemukakan oleh ibu-ibu peserta, seperti pandangan caleg terhadap hak perempuan dan kesetaraan gender, persoalan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, isu perkawinan anak, dan akses perempuan terhadap kesehatan yang masih sulit dijangkau. Selain itu, ibu-ibu juga berharap ketika terpilih nanti tetap berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan perempuan.

Berkaitan dengan itu, Guyub Remen berinisiatif untuk mengajak para caleg melakukan deklarasi untuk menyatakan komitmen mendukung Pemilu yang bersih dan serta mengupayakan kebijakan yang pro kepentingan perempuan.

Berikut kutipan deklarasi Perempuan Kalibawang:


DEKLARASI

“PEMILU BERSIH, MENANG BERSAMA PEREMPUAN!”


Berkaitan dengan agenda pemilihan umum serentak tahun 2019, kami perempuan kalibawang menyatakan:

1. Menolak penggunaan politik uang (money politic) dan SARA sebagai sarana meraih simpati pemilih, karena mencederai integritas dan kedaulatan rakyat;

2. Mendukung segala upaya dan kebijakan yang memperjuangkan hak-hak perempuan;

3. Mendorong terwujudnya  upaya pencegahan, perlindungan dan penangan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan;

4. Menolak keras praktik perkawinan anak serta mendorong berbagai kebijakan yang diupayakan untuk menekan laju praktik tersebut;

5. Mendorong keberlanjutan berbagai  upaya yang berkaitan dengan praktik pengurangan jumlah angka gizi buruk;

6. Mendorong terwujudnya akses dan layanan kesehatan yang mudah serta dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.

Kalibawang, 16 Maret 2019


BERITA LAINNYA

Friday, 29 March 2019
One Thousand Voices

Kalyanamitra, Jakarta – Awal tahun 2017, Kalyanamitra turut terlibat dalam sebuah proyek One Thousand Voices yang diinisiasi oleh Katya Lucia Berger, seorang produser dan jurnalis multimedia dari...

Monday, 18 March 2019
[Press Release] Pemilu Bersih, Menang Bersama Perempuan!

Di Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, Paguyuban Perempuan Menoreh melihat banyak persoalan yang dihadapi kaum perempuan. Masalah perkawinan anak, kesehatan ibu dan anak, gizi buruk, stunting, jaminan k...

Thursday, 31 January 2019
Desa dalam Kepungan Lansia

Desa dalam Kepungan Lansia
(catatan awal)
Oleh: Dianah Karmilah*
Para lansia berjejer lesehan duduk berselonjor, mengistirahatkan kaki mereka yang renta. Bahu mereka sandarkan pada ...

Monday, 10 December 2018
[Siaran Pers] Segera Bahas dan Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual!

Jakarta, 30 November 2018 – Sudah dua tahun Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) mengendap di DPR, dan selama itu pula masuk dalam agenda prolegnas, namun tak kunjung dip...